1

Selasa, 10 September 2013

TOKOH HIZBULLAH :KESALAHAN BESAR ASSAD MENGUNAKAN ZAT KIMIA --------------------------------------------------------------------------------------




Syiah terbukti Bertaqiah lagi :
Badan Intelijen Jerman (BND) bersedia membeberkan petunjuk tambahan untuk membuktikan bahwa tentara Presiden Suriah Bashar al-Assad memang benar telah menggunakan senjata kimia di pinggiran Damaskus pada 21 Agustus lalu, Selasa (3/9/2013).

BND mengungkapkan, mereka telah memata-matai percakapan antara anggota Hizbullah dan seorang diplomat Iran.

Der Spiegel, majalah Jerman mengabarkan, bahwa BND telah memata-matai percakapan antara seorang anggota Hizbullah berpangkat tinggi dan pejabat di kedutaan Iran. Dari isi percakapan tersebut, pejabat Hizbullah tersebut nampaknya mengakui, bahwa senjata kimia memang benar telah digunakan di Suriah.

"Saraf otak Assad telah hilang dan dia membuat sebuah kesalahan besar dengan memerintahkan serangan dengan mengunakan senjata kimia," ungkap pejabat Hizbullah kepada pejabat di kedutaan Iran, seperti dilansir Der Spiegel.

Laporan tersebut dibuat saat pertemuan rahasia untuk pemilihan anggota parlemen. Saat itu, Kepala BND, Gerhard Schindler, mengungkapkan, hanya rezim Assad yang memiliki senjata kimia seperti gas sarin.

"BND yakin, bahwa hanya ilmuwan dari rezim Pemerintah Suriah lah yang mampu membuat senjata kimia tersebut dan memasangnya dalam sebuah rudal kecil. Mereka kemudian menggunakan senjata itu dalam serangan pada 21 Agustus lalu," sebut laporan Der Spiegel.

Majalah Der Spiegel menujukan rekaman BND tentang percakapan anggota Hizbullah berpangkat tinggi dan pejabat di kedutaan Iran, yang bisa menjadi bagian terpenting dalam teka-teki kebenaran penggunaan senjata kimia oleh Pemerintah Suriah.

Seperti diketahui, sampai hari ini sejumlah intelijen barat masih menyelidiki kebenaran penggunaan senjata kimia dalam serangan di pinggiran Ibu Kota Damaskus pada 21 Agustus lalu.

(*/der-spiegel/sindo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar