Penyebab Dan Bahaya Ghibah
Sebab Dan Bahaya Ghibah.Ghibah adalah seseorang yang menyebut saudaranya seislam ketika tidak ada di hadapannya dengan sesuatu yang dibencinya, baik itu berkenaan dengan badan, agama, dunia, diri, jasad, akhlak, harta, keluarga, pakaian, gerakan, kefasihan lidah, kemasaman wajah atau yang lainnya dari apa saja yang terkait dengannya. Semua yang dipahami dengan maksud mencela maka termasuk dalam sebutan ghibah baik berupa lafadz, umpatan, celaan, rumusan, isyarat atau tulisan".( Syeikh Sulaiman bin Abdul Karim Al Mufarroj).
Dan hukum ghibah itu sendiri adalah merupakan keharaman.Hal ini terdapat dalam Al-Qur'an QS. Al Hujurat 49:.Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
"Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya."
Hal inipun telah diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. bertanya kepada para sahabatnya :
"Tahukah kalian, apakah ghibah itu?" mereka menjawab: Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Engkau menyebut saudaramu dengan sesuatu yang tidak ia sukai, maka jika kamu berkata benar, sungguh kamu telah menggunjingnya(ghibah) dan jika kamu tidak berkata benar padanya maka kamu telah berdusta padanya (fitnah).(HR.Muslim)
Ada beberapa penyebab dari ghibah itu sendiri.Diantara penyebab ghibah adalah :
Hasad (Dengki). Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Hati-hati kalian terhadap perbuatan hasad! karena hasad itu memakan (merusak)kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar." (HR.Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Balas Dendam. Sifat dendam menyebabkan seorang pendendam menggunjing saudaranya dalam berbagai kesempatan. Wal'iyaadzu billah !
Menjilat dan mencari muka. Seorang yang suka menjilat dan mencari muka teman-temannya akan selalu menyelaraskan perkataannya dengan teman-temannya. Meskipun terkadang teman-temannya terlibat dalam pergunjingan. Maka biasanya si penjilat dan si pencari muka membiarkannya. Alasannya takut teman-temannya lari meninggalkannya.
Sombong dan meremehkan orang lain. Mengenai sombong ini maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :"Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain" (HR.Muslim). Lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Orang-orang yang sombong itu akan dikumpulkan pada hari kiamat seperti semut kecil yang terinjak-injak telapak kaki orang-orang." (HR.Tirmidzi dan Nasa)
Memperolok-olokan orang lain, sebagian orang menggunjingkan saudaranya dengan jalan memperolok-olokan. Perbuatan ini haram. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :"Janganlah suatu kaum memperolok-olokkan kaum yang lain, boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) itu lebih baik dari mereka." (QS.Al Hujurat 49: 11)
Sesungguhnya ghibah merupakan penyakit berbahaya dan menimbulkan kemudharatan yang lebih besar di dunia maupun di akhirat kelak. Diantara bahaya ghibah yaitu :
Ghibah menjadikan pelakunya terbuka aibnya di dunia maupun di akhirat.Ghibah menyakiti hamba-hamba Allah Subhanahu wa ta'ala. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman : "Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin laki-laki dan mukmin perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata."(QS.Al Ahzab 33:58)
Ghibah termasuk kedzoliman dan melampaui batas terhadap orang lain. Di dalam hadits Qudsi yang shahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam meriwayatkan dari Rabb-nya Subhanahu wa ta'ala:"Wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzoliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikan kedzoliman diantara kalian sebagai sesuatu yang diharamkan, maka janganlah kalian saling mendzolimi."
Ghibah berakibat terkena azab pada hari kiamat. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman: "Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela"(QS.Al Humazah 104:1)
Ghibah memporak-porandakkan masyarakat, menebarkan fitnah, menimbulkan permusuhan diantara manusia dan menimbulkan dendam.Ghibah menunjukkan atas gugur dan hancurnya perbekalan pelakunya, kotor niatnya dan jelek lidahnya.Demikian tadi saudaraku mengenai penyebab dan bahaya ghibah.Marilah kita mulai saat ini untuk menghindari dari penyakit yang satu ini dan semoga Allah memudahkan kita semuanya Aamiin Ya Rabb....
Semoga Anda mendapat tambahan Ilmu dari membuka Blog kami ini. SILAHKAN membantu Anak_anak Yatim Salurkan Zakat Infak dan Shadaqah Anda ke Rekening : Bank Mandiri Rek.1260004993787 An.Chuswatun Hassanah BNI No Rek. 273401364 an Drs.Setiawan, BCA 7650412197 An. Drs.Setiawan qq. Yayasan Darul Aytam. Bagi Wakif di Malaysia sila transfer ke account 160018582289 maybank account atas nama Suzana Mohd Ali. INGIN MEMASANG IKLAN/ PROMOSI DI BLOG INI SMS 0823 5053 7123 atau Rasheedmuzzafar@gmail.com
1
Sabtu, 25 Mei 2013
HAKIKAT NIKAH SIRI YANG SEBENARNYA
Istilah nikah siri atau nikah yang dirahasiakan memang sudah dikenal di kalangan ulama. Hanya saja nikah siri di kenal pada masa dahulu berbeda pengertiannya dengan nikah siri dapat saat ini. Dahulu yang dimaksud dengan nikah siri yaitu nikah yang sesuai dengan rukun-rukun nikah dan syaratnya menurut syari’at, hanya saja saksi diminta tidak memberitahukan terjadinya nikah tersebut kepada khalayak ramai, kepada masyarakat, dan dengan sendirinya tidak ada walimah al-‘Ursy.
Menurut terminologi fikih Maliki, nikah siri ialah:
“Nikah yang atas pesan suami, para saksi merahasiakannya untuk istrinya atau jamaahnya, sekalipun keluarga setempat.”
Mazhab Maliki tidak membolehkan nikah siri. Perkawinannya dapat dibatalkan, dan kedua pelakunya dapat dilakukan hukuman had (dera rajam), jika telah terjadi hubungan seksual antara keduanya dan diakuinya atau dengan kesaksian empat orang saksi. Mazhab Syafi’i dan Hanafi juga tidak membolehkan nikah siri. Menurut Hambali, nikah yang telah dilangsungkan menurut ketentuan syariat Islam adalah sah, meskipun dirahasiakan oleh kedua mempelai, wali dan para saksinya. Hanya saja hukumnya makruh. Menurut suatu riwayat, Khalifah Umar bin al-Khattab pernah mengancam pelaku nikah siri dengan hukuman had.
Nikah siri menurut terminologi fikih tersebut adalah tidak sah, sebab selain bisa mengundang fitnah juga bertentangan dengan hadis Rasulullah Muhammad Shallallahu Alayhi Wassalaaam:
Adakanlah walimah sekalipun dengan hidangan seekor kambing.Di kalangan ulama sendiri, nikah siri masih diperdebatkan, sehingga susah untuk menetapkan bahwa nikah siri itu sah atau tidak. Hal ini dikarenakan masih banyak ulama dan juga sebagian masyarakat yang menganggap bahwa nikah siri lebih baik dari perzinahan. Padahal kalau dilihat dari berbagai kasus yang ada, nikah siri tampak lebih banyak menimbulkan kemudharatan daripada manfaatnya.Dari nikah siri yang mereka lakukan, tidak sedikit yang akhirnya bermasalah terutama bagi pihak wanita.
Ulama terkemuka yang membolehkan nikah dengan cara siri itu adalah Dr. Yusuf Qardawi salah seorang pakar muslim kontemporer terkemuka di Islam. Ia berpendapat bahwa nikah siri itu sah selama ada ijab kabuldan saksi.Dadang Hawari, mengharamkan nikah siri, KH. Tochri Tohir berpendapat lain. Ia menilai nikah siri sah dan halal, karena islam tidak pernah mewajibkan sebuah nikah harus dicatatkan secara negara. Menurut Tohir, nikah siri harus dilihat dari sisi positifnya, yaitu upaya untuk menghindari Zina. Namun ia juga setuju dengan pernyataan Dadang Hawari bahwa saat ini memang ada upaya penyalahgunaan nikah siri hanya demi memuaskan hawa nafsu. Menurutnya, nikah siri semacam itu, tetap sah secara agama, namun perkawinannya menjadi tidak berkah.
Menurut Prof. Wasit Aulawi seorang pakar hukum Islam Indonesia menyatakan bahwa ajaran Islam, nikah tidak hanya merupakan hubungan perdata, tetapi lebih dari itu nikah harus dilihat dari berbagai aspek. Paling tidak menurutnya ada tiga aspek yang mendasari perkawinan, yaitu: agama, hukum dan sosial, nikah yang disyariatkan Islam mengandung ketiga aspek tersebut, sebab jika melihat dari satu aspek saja maka pincang.
Quraish Shihab mengemukakan bahwa betapa pentingnya pencatatan nikah yang ditetapkan melalui undang-undang di sisi lain nikahyang tidak tercatat-selama ada dua orang saksi-tetap dinilai sah oleh hukum agama, walaupun nikah tersebut dinilai sah, namun nikah dibawah tangan dapat mengakibatkan dosa bagi pelakunya, karena melanggar ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah. Al-Qur’an memerintahkan setiap muslim untuk taat pada ulul amri selama tidak bertentangan dengan hukum Allah. Dalam hal pencatatan tersebut, ia bukan saja tidak bertentangan,tetapi justru sangat sejalan dengan semangat al-Qur’an.
Bidvertiser : Adsense Alternatif Yang Perlu Dicoba
Bidvertiser adalah jaringan iklan online dan penerbitan yang memungkinkan pemilik website atau blog untuk menghasilkan uang dengan memanfaatkan pengunjung mereka. Sekarang Bidvertiser adalah salah satu program periklanan alternatif yang konon terbaik pengganti dari Google Adsense. Banyak yang berpikir bahwa Bidvertiser adalah cara terbaik kedua, setelah GA untuk membuat uang secara online. Dan digunakan sebagai Adsense Alternatif penghasil uang di blognya.
Fakta yang paling menarik di Bidvertiser, Anda tidak perlu menunggu persetujuan akun Bidvertiser. Anda dapat membuat akun Bidvertiser sebagai penerbit dan segera dapat membuat iklannya. Kemudian pasang iklan tersebut ke website Anda. Itu saja!!
Bidvertiser ini memang memberi banyak kemudahan pada membernya dan salah satu Adsense Alternatif Yang Perlu Dicoba.
Bagaimana Cara Kerja Bidvertiser?
Bidvertiser akan menampilkan Ads iklan tertinggi untuk meyakinkan Anda dari segi pembayaran yang terbaik untuk website Anda. Anda akan melihat peningkatan Ads Bidvertiser Anda. Mereka akan membantu Anda dengan memberikan kemudahan agar dapat mengatur/kostumisasi iklan Anda. Anda juga dapat melihat kinerja iklan , tayangan, jumlah klik, click-through rates ( CTR ) dan jumlah total yang Anda peroleh.
Program Iklan Bidvertiser
Ada empat cara yang berbeda untuk membuat uang melalui Bidvertiser.com.
- Dengan Pay Per Click (PPC)
- Dengan konversi (Commisions))
- Dengan Referrals
- Bidvertiser Toolbar
Pay Per Click: PPC adalah program iklan yang paling populer di Bidvertiser. Anda akan dibayar untuk setiap klik yang valid dari pengunjung Anda.
Convertions Earning: Ini adalah seperti sebuah bonus dari perusahaan Bidvertiser. Ini merupakan penghasilan tambahan bagi publisher Bidvertiser. Bidvertiser akan membayar Anda untuk setiap pengunjung alami berkualitas yang Anda arahkan/kirim kepada mereka. Jika situs Anda mengirim sejumlah high value leads tentu akan meningkatkan Bonus Konversi Anda.
Program Referral: Ini adalah faktor lain yang paling menarik di Bidvertiser. Ada dua jenis bonus referal yang diberikan oleh Bidvertiser.
- Jika referal Anda sebagai pemasang iklan (advertiser) dan menghabiskan pertama kali $ 10, Anda akan dikreditkan $ 5. Jika referal Anda sebagai pengiklan yang sama, menghabiskan $ 50 maka account Anda akan dikreditkan dengan $ 20.
- Jika referal Anda sebagai sebagai penerbit dan mendapatkan penghasilan pertama $ 10, Bidvertiser akan kredit account Anda dengan $ 10. Ketika penerbit yang sama mendapatkan $ 50, Anda akan dikreditkan dengan $ 40.
Bidvertiser Toolbar: Toolbar ini juga dapat menghasilkan banyak uang. Anda harus menggunakan toolbar ini dalam di situs/blog Anda. Ketika setiap pencarian pengunjung melalui toolbar ini, account Anda akan dikreditkan. Berikut adalah contoh gambar Bidveriser Toolbar.
| Tampilan Bidvertiser Toolbar |
Format Iklan Bidvertiser
Bidvertiser mendukung 4 type iklan. Antara lain sebagai berikut :
Banner Ads:
Skyscrapers:
Rectangles:
Mobile Ad:
Berapa Bidvertiser Membayar Per Klik?
Sebenarnya tidak ada angka pasti yang ditetapkan oleh Bidvertiser. Mereka membayar per klik sesuai dengan tingkat penawaran. Pembayaran untuk per klik juga tergantung pada kualitas lalu lintas Anda.
Perkiraan nilai setiap klik-nya di Bidvertiser, tertinggi bisa meraih 1,5 $ dan terendah 0,03 $ per klik.
Bagaimana metode pembayaran (PO) di Bidvertiser?
Ada dua metode pembayaran yang berbeda yang diberikan oleh Bidvertiser.
Bidvertiser memberi Anda pembayaran sebulan sekali. Jika penghasilan Anda tidak mencukupi untuk pembayaran dalam satu bulan. Maka jumlah tersebut akan ditambahkan ke account Anda untuk tanggal pembayaran bulan berikutnya.
Tertarik untuk mengikutinya, cara mudah sob tinggal Daftar, Isi Form yang disediakan seperti alamat email, nama lengkap Anda, Alamat dan judul Blog, kemudian Anda akan dapat konfirmasi LANGSUNG tanpa menunggu Review. Setelah itu Anda dapatkan kode script Ads-nya dan pasang di blog Anda. Selesai!! Tinggal nunggu Pay Out !! Simple bukan... Untuk mendaftar menjadi Publiser/penayang iklan di Bidvertiser klik Logo Resminya disebelah kanan dan bagian bawah halaman blog ini : |
Jumat, 24 Mei 2013
MANAJEMEN LEBAH
Rasulullah Muhammad Shallallahu Alayhi Wassalam mengumpamakan Muslim itu seperti lebah. "Mukmin itu bagaikan lebah. Jika hinggap pada tanaman berbunga, ia memakan sarinya yang baik, tidak mematahkan maupun merusak yang dihinggapinya." (HR Ahmad, Abu Syaibah, dan Thabrani).
Hadis di atas memberi isyarat kuat bahwa setiap Mukmin harus belajar dari manajemen lebah. Setiap Mukmin harus selalu mencari dan mengonsumsi makanan yang halal dan baik (halalan thayyiban) sekaligus tidak membuat kerusakan lingkungan.
Makanan yang halal dan bergizi adalah sumber energi kehidupan yang penuh keberkahan, mendatangkan manfaat, dan memacu produktivitas. Tidak merusak lingkungan berarti bersikap harmoni pada alam, dan selalu berusaha memakmurkan dan menyejahterakan umat manusia di muka bumi. Merusak lingkungan berarti berakibat buruk bagi dirinya dan orang yang ada disekitarnya.
Menurut mufassir Tantowi Jauhari, manajemen lebah itu sungguh unik dan perlu diteladani. Lebah itu tidak ada yang hidup egois dan individualis. Sarangnya senantiasa bersih dan terlindung. Hidupnya selalu bersatu, bekerjasama secara kompak dan saling melengkapi.
Meskipun dipimpin seekor "lebah ratu", komunitas (koloni) lebah selalu berbagi tugas secara rapi. Ada yang membuat sarang, mencari sari madu, mengumpulkan bahan makanan, pembuat madu, prajurit, peneliti (terutama untuk mencari tempat baru), dan sebagainya. Semua bekerja secara "profesional". Hasil kerjanya dipergunakan untuk kemanfaatan semua pihak lain, terutama manusia.
Manajemen lebah sungguh efektif dan produktif. Satu koloni lebah yang berisi puluhan ribu lebah, mampu menghasilkan dua sampai tiga liter madu dalam satu musim. Bukan hanya madu, lebah juga mampu memberi manfaat lainnya. Sengatan lebah bermanfaat untuk terapi akupuntur.
Dengan demikian, nilai-nilai manajemen lebah yang patut diaktualisasikan dalam kehidupan Mukmin adalah kebersihan (lingkungan maupun makanan yang dikonsumsi), visi dan misi yang terorganisasi secara rapi (menghasilkan produk yang bermanfaat).
Selain itu, lebah juga sangat menjaga kesatuan dan kerja sama, mengikuti jalan Tuhan (ketaatan), mobilitas dan produktivitas tinggi, hidup harmoni dengan alam (tidak merusak, tapi justru membantu penyerbukan bunga pada suatu tanaman), dan selalu berprinsip memberi kemanfaatan (obat dan minuman sehat) bagi orang lain. Perhatikan (QS an-Nahl [16]: 68-69).
Rasulullah Muhammad Shallallahu Alayhi Wassalam menegaskan ayat di atas dengan menambahkan; “Jika engkau bergaul dengannya, ia memberimu manfaat; jika engkau ajak bermusyawarah, ia pun memberi manfaat; jika engkau ajak berdiskusi, ia mau memberi manfaat. Segala aktivitas (hidupnya) memberi manfaat. Demikianlah, lebah dengan segala aktivitas dan produknya selalu bermanfaat." (HR al-Baihaqi).
Rasulullah Muhammad Shallallahu Alayhi Wassalam mengiginkan kita meneladani manajemen lebah itu, mengharuskan setiap Mukmin untuk bersikap, berpikir, berbuat, dan berkarya demi kemanfaatan dan kemaslahatan bagi orang lain. Karena, sebaik-baik manusia adalah orang yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain. (HR at-Thabrani).
Jika setiap Mukmin selalu belajar manajemen lebah, niscaya umat dan bangsa ini akan sejahtera, dan terhindar dari perbuatan buruk seperti korupsi. Wallahu a’lam.
Hadis di atas memberi isyarat kuat bahwa setiap Mukmin harus belajar dari manajemen lebah. Setiap Mukmin harus selalu mencari dan mengonsumsi makanan yang halal dan baik (halalan thayyiban) sekaligus tidak membuat kerusakan lingkungan.
Makanan yang halal dan bergizi adalah sumber energi kehidupan yang penuh keberkahan, mendatangkan manfaat, dan memacu produktivitas. Tidak merusak lingkungan berarti bersikap harmoni pada alam, dan selalu berusaha memakmurkan dan menyejahterakan umat manusia di muka bumi. Merusak lingkungan berarti berakibat buruk bagi dirinya dan orang yang ada disekitarnya.
Menurut mufassir Tantowi Jauhari, manajemen lebah itu sungguh unik dan perlu diteladani. Lebah itu tidak ada yang hidup egois dan individualis. Sarangnya senantiasa bersih dan terlindung. Hidupnya selalu bersatu, bekerjasama secara kompak dan saling melengkapi.
Meskipun dipimpin seekor "lebah ratu", komunitas (koloni) lebah selalu berbagi tugas secara rapi. Ada yang membuat sarang, mencari sari madu, mengumpulkan bahan makanan, pembuat madu, prajurit, peneliti (terutama untuk mencari tempat baru), dan sebagainya. Semua bekerja secara "profesional". Hasil kerjanya dipergunakan untuk kemanfaatan semua pihak lain, terutama manusia.
Manajemen lebah sungguh efektif dan produktif. Satu koloni lebah yang berisi puluhan ribu lebah, mampu menghasilkan dua sampai tiga liter madu dalam satu musim. Bukan hanya madu, lebah juga mampu memberi manfaat lainnya. Sengatan lebah bermanfaat untuk terapi akupuntur.
Dengan demikian, nilai-nilai manajemen lebah yang patut diaktualisasikan dalam kehidupan Mukmin adalah kebersihan (lingkungan maupun makanan yang dikonsumsi), visi dan misi yang terorganisasi secara rapi (menghasilkan produk yang bermanfaat).
Selain itu, lebah juga sangat menjaga kesatuan dan kerja sama, mengikuti jalan Tuhan (ketaatan), mobilitas dan produktivitas tinggi, hidup harmoni dengan alam (tidak merusak, tapi justru membantu penyerbukan bunga pada suatu tanaman), dan selalu berprinsip memberi kemanfaatan (obat dan minuman sehat) bagi orang lain. Perhatikan (QS an-Nahl [16]: 68-69).
Rasulullah Muhammad Shallallahu Alayhi Wassalam menegaskan ayat di atas dengan menambahkan; “Jika engkau bergaul dengannya, ia memberimu manfaat; jika engkau ajak bermusyawarah, ia pun memberi manfaat; jika engkau ajak berdiskusi, ia mau memberi manfaat. Segala aktivitas (hidupnya) memberi manfaat. Demikianlah, lebah dengan segala aktivitas dan produknya selalu bermanfaat." (HR al-Baihaqi).
Rasulullah Muhammad Shallallahu Alayhi Wassalam mengiginkan kita meneladani manajemen lebah itu, mengharuskan setiap Mukmin untuk bersikap, berpikir, berbuat, dan berkarya demi kemanfaatan dan kemaslahatan bagi orang lain. Karena, sebaik-baik manusia adalah orang yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain. (HR at-Thabrani).
Jika setiap Mukmin selalu belajar manajemen lebah, niscaya umat dan bangsa ini akan sejahtera, dan terhindar dari perbuatan buruk seperti korupsi. Wallahu a’lam.
ATMOSFIR TERBUKTI SEBAGAI ATAP PELINDUNG BUMI KITA
Kebanyakan manusia yang memandang ke arah langit tidak pernah berpikir tentang fungsi atmosfir sebagai pelindung. Hampir tak pernah terlintas dalam benak mereka tentang apa jadinya bumi ini jika atmosfir tidak ada. Foto di atas adalah kawah raksasa yang terbentuk akibat hantaman sebuah meteor yang jatuh di Arizona, Amerika Serikat. Jika atmosfir tidak ada, jutaan meteorid akan jatuh ke Bumi, sehingga menjadikannya tempat yang tak dapat dihuni. Namun, fungsi pelindung dari atmosfir memungkinkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya dengan aman. Ini sudah pasti perlindungan yang Allah berikan bagi manusia, dan sebuah keajaiban yang dinyatakan dalam Al Qur'an.
Tidak hanya atmosfir yang melindungi bumi dari pengaruh berbahaya. Selain atmosfir, Sabuk Van Allen, suatu lapisan yang tercipta akibat keberadaan medan magnet bumi, juga berperan sebagai perisai melawan radiasi berbahaya yang mengancam planet kita. Radiasi ini, yang terus- menerus dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lainnya, sangat mematikan bagi makhuk hidup. Jika saja sabuk Van Allen tidak ada, semburan energi raksasa yang disebut jilatan api matahari yang terjadi berkali-berkali pada matahari akan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi.
Dr. Hugh Ross berkata tentang perang penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita:
Bumi ternyata memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi. Satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan memiliki medan magnet adalah Merkurius - tapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Bahkan Venus, planet kembar kita, tidak memiliki medan magnet. Lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada Bumi.(http://www.jps.net/bygrace/ index. html Taken from Big Bang Refined by Fire by Dr. Hugh Ross, 1998. Reasons To Believe, Pasadena, CA.)
Dalam Al Qur'an, Allah mengarahkan perhatian kita kepada sifat yang sangat menarik tentang langit:
"Dan Kami menjadikan langit itu sebagai ATAP yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya." (Al Qur'an, 21:32)
Singkatnya, sebuah sistem sempurna sedang bekerja jauh tinggi di atas bumi. Ia melingkupi bumi kita dan melindunginya dari berbagai ancaman dari luar angkasa. Para ilmuwan baru mengetahuinya sekarang, sementara berabad-abad lampau, kita telah diberitahu dalam Al Qur'an tentang atmosfir bumi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung. Bagai atap dirumah kita, Nah maka yakinilah kebenaran janji Allah, mari tingkatkan amal shaleh dan ketakwaan kita sekuatnya, jangan ragu dan bimbang, apalagi pake galau. Semoga Allah memudahkan. Amin
Sumber : Yusuf Mansyur Network
HIKMAH PERNIKAHAN
CINTA ADALAH FITRAH YANG SUCI
Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya.
"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (Ar Rum ayat 21)
Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya.Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan , disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit. Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik. Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta
yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.
PERNIKAHAN TEMPAT BERMUARANYA CINTA
"Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang sangat menyenangkan) seperti pernikahan" (Sunan Ibnu Majah)
Pernikahan dalam islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang mampu.Dan bagi insan manusia yang saling menyintai pernikahan seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka.
Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan bahkan disertai hal-hal yang diharamkan agama sangat tidak disarankan oleh islam.Cinta dalam pandangan islam bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik, dan bukan pula pembenaran terhadap perilaku yang dilarang agama.Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus.Karena itu cinta memerlukan kematangan dan kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan
juga menjerumuskannya ke jurang maksiat. Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama.Karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menc
intai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya.
intai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya.
Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah SWT sebagai pemersatunya.Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini.Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun
duka.
KASIH SAYANG ALLAH KEPADA HAMBANYA
Saat seseorang terbaring sakit, biasanya baru-lah ia menyadari betapa berharganya kesehatan itu.Karena saat kita sakit, semua nikmat Allah dirasakan tidak sesempurna saat kita sehat, dan sering kali kita pada saat sehat lupa ‘menyukuri’ nikmat Allah berupa kesehatan itu. Coba kita evaluasi, kapan terakhir kalinya kita mengucap ’syukur’ karena kita masih diberikan nikmat kesehatan itu?
Begitu besarnya kasih dan sayang Allah itu, yang tercermin dalam kalimat Basmallah, yang artinya,”Dengan menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
Itulah bukti bahwa Allah sangat mengasihi semua hambaNya yang tidak mungkin kita
pungkiri.
Salah satu bukti bahwa Allah sangat mengasihi dan menyayangi semua hambaNya adalah telah memberikan kita nafas yang menghirup oksigen secara ‘gratis’, coba bila kita amati pasien yang berada di ruang ICU yang menggunakan tabung oksigen yang oleh pihak ICU dihitung biayanya per-liter, seandainya Allah mau menghitung semua oksigen itu sejak kita lahir hingga sekarang ini, berapa biaya yang harus kita keluarkan, bukankah semua hasil jerih payah kita akan habis untuk membayar itu semua, belum lagi nikmat-nikmat Allah yang lainnya, Subhanallah…
Dalam kaitan kasih dan sayang Allah itu, ada banyak cara Allah memberikan kasih dan sayangNya itu.
Kadang Allah memperlihatkan kasih dan sayangnya langsung berupa ‘nikmat’ yang dapat dirasakan oleh hambaNya, namun kadang ada dalam bentuk sebuah‘cambukan’ yang kadang disalah artikan oleh manusia, seolah-olah itu sebuah siksaan/musibah, sehingga inilah yang sering membuat manusia ‘ber-prasangka’buruk kepada Sang Khaliq.
Mengapa Allah melakukan pemberian kasih dan sayangnya dengan cara-caraNya yang berbeda-beda itu? Sesungguhnya semua cara Allah itu bertujuan untuk memperlihatkan ke-ESA-annya dan Kebesarannya sebagai Khaliq dan semua makhluq wajib mengakuinya.
Seringkali Taqdir yang Allah tetapkan atas kita hamba-Nyalakukan, membuat manusia ‘ber-prasangka buruk’ kepadaNya, padahal Allah memberikan Hikmah yang sungguh besar dan bermanfaat indah bagi kita hamba-Nya yang dikasihi-Nya...
Langganan:
Postingan (Atom)




